BANGKALAN – RADAR NUSANTARA http://POST. COM |*Canggihnya teknologi Artificial Intelligence (AI) disalahgunakan untuk menyebar fitnah. Itulah yang terjadi di Desa Pakes, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan.

Sebuah akun TikTok mengatasnamakan *Gerakan Rakyat* viral setelah mengunggah video AI yang menuding adanya permainan pembagian beras 30 kilogram program PKH dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bantuan pemerintah.

Isu tersebut langsung membuat gaduh warga. Namun setelah *Tim Investigasi Media dan LSM KPK Jatim* turun langsung ke lokasi pada *Kamis (17/09/2026)*, fakta berkata lain. Semua narasi dalam video TikTok tersebut adalah *HOAX, tidak berdasar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.*

Tidak ada penyelewengan beras 30 kilo seperti yang dituduhkan. Pembagian bantuan di Desa Pakes berjalan transparan dan sesuai data penerima yang sah.

Kepala Desa Pakes, *H. Marwan*, pun bereaksi keras. Saat dikonfirmasi, ia dengan tegas menyebut video tersebut adalah fitnah keji yang sengaja dibuat untuk menjatuhkan nama baiknya dan pemerintah desa.

Itu fitnah dan tidak benar. Itu jelas kerjaan orang iri hati yang ingin desa kami tidak kondusif. Mereka berani buat berita tanpa konfirmasi ke saya sebagai Kepala Desa,” tegas H. Marwan geram.

Tak main-main, Kades H. Marwan memastikan akan membawa kasus pencemaran nama baik melalui konten AI ini ke ranah hukum.

“Kami akan membawa kasus pemberitaan berita viral medsos atas nama Gerakan Rakyat tanpa konfirmasi ini ke jalur hukum. Biar ada efek jera. Ini sudah masuk pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong,” ancamnya.

Atas kejadian ini, Kades H. Marwan mengingatkan masyarakat agar tidak menjadi korban disinformasi. Ia menegaskan, segala informasi terkait bantuan pemerintah hanya bersumber resmi dari Kantor Desa Pakes, bukan dari video AI TikTok yang tidak jelas.

Tim LSM KPK Jatim juga menghimbau agar aparat penegak hukum segera menindak tegas pembuat konten hoax AI tersebut, karena telah meresahkan dan berpotensi memecah belah masyarakat.

*Reporter: Tim Investigasi Bangkalan*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!