SURABAYA RADAR NUSANTARA POST CM – Solidaritas dan kecepatan respons ditunjukkan oleh jajaran Arek Suroboyo Asli (ARSAS) bersama jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sawahan dalam menangani insiden hilangnya sepeda motor milik seorang pengemudi ojek online (ojol) wanita di kawasan Jalan Blauran, Surabaya,Selasa 15 September 2026 sekitar jam 13.30

Peristiwa tersebut menimpa Agustin, driver ojol perempuan yang kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya saat diparkir di area parkiran depan warung nasi seberang Mall BG Junction. Berkat koordinasi terukur dan mediasi yang humanis, pihak juru parkir (jukir) setempat menunjukkan sikap kooperatif serta bertanggung jawab penuh untuk mengganti kerugian korban.

*Kronologi Kejadian*
Peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 – 13.30 WIB. Saat itu, Agustin yang sedang bersama teman laki-lakinya memarkirkan kendaraannya di lokasi parkir sesuai instruksi dan arahan juru parkir di tempat tersebut, sebelum melangkah menuju area Mall BG Junction.

Namun, sekembalinya dari dalam mall menuju area parkir, Agustin terkejut mendapati sepeda motornya sudah tidak ada di tempat. Saat korban berusaha mengonfirmasi keberadaan motornya, juru parkir di lokasi sempat menyatakan tidak mengetahui keberadaan kendaraan tersebut.

Menghadapi situasi genting, korban langsung menghubungi rekan-rekannya di Grab Lounge Waru, lalu mengabarkan insiden ini kepada Ketua Umum ARSAS, Herry Bimantara.

*Gerak Cepat Tanggap dan Solidaritas ARSAS*

Mendapat laporan tersebut, Ketua Umum ARSAS Herry Bimantara segera menginstruksikan anggota ARSAS terdekat dari titik lokasi BG Junction untuk merapat, bersiaga, serta mendampingi korban di tempat kejadian perkara (TKP) guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga kondusivitas wilayah.

Herry Bimantara langsung turun tangan melakukan dialog dan tabayyun dengan pihak juru parkir yang bertugas saat kejadian. Dalam komunikasi tersebut, pihak pengelola parkir bersikap kooperatif, mengakui kelalaian dalam pengawasan, dan menyatakan kesediaan bertanggung jawab untuk mengganti kerugian yang dialami oleh korban.

*Dimediasi di Polsek Sawahan, Kapolsek Beri Respons Positif*

Guna memastikan proses penyelesaian berjalan adil, tertib, dan berkekuatan hukum, seluruh pihak kemudian bergerak menuju Mapolsek Sawahan untuk melangsungkan mediasi resmi.

Kapolsek Sawahan, *Kompol Muljono, S.H., M.H.* (yang akrab disapa *Cak Mul*), menyambut langsung dan mengawal jalannya musyawarah. Pihak Polsek Sawahan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti proses ini secara profesional hingga hak korban terpenuhi secara tuntas.

Kapolsek Sawahan, Kompol Muljono mengapresiasi langkah penyelesaian yang ditempuh secara musyawarah dan tertib tanpa aksi anarkis di lapangan.

*Komitmen Nyata untuk “Jogo Suroboyo”*
Ketua Umum ARSAS, *Herry Bimantara*, menegaskan bahwa insiden ini menjadi pembuktian nyata bagaimana semangat *”Jogo Suroboyo”* diwujudkan dalam tindakan nyata: mendahulukan ketertiban, merawat solidaritas wong cilik, dan mengedepankan sinergi bersama aparat kepolisian.

> _”Bagi kami di ARSAS, duka satu rekan ojol di jalanan adalah keprihatinan kita bersama. Namun, rasa solidaritas harus selalu kita salurkan dengan cara yang terukur, bermartabat, dan taat hukum. Kami sangat mengapresiasi itikad baik juru parkir yang bersedia bertanggung jawab mengganti kerugian korban, serta respons cepat Cak Mul beserta jajaran Polsek Sawahan _Inilah esensi sejati dari ‘Jogo Suroboyo’—warga saling menguatkan, yang lalai berani bertanggung jawab, dan kepolisian hadir sebagai pengayom yang adil. Surabaya tetap aman, rukun, dan kondusif karena kita semua saling menjaga,”_ tegas Herry Bimantara.

Mediasi yang berlangsung kondusif ini diharapkan menjadi preseden positif bagi penataan dan tanggung jawab pengelolaan parkir di Kota Surabaya, sekaligus memperkokoh sinergi antara komunitas masyarakat, pelaku transportasi daring, dan aparat penegak hukum.

Jurnalis isw 89

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!