SURABAYA – RADAR NUSANTARA http://POST .COM |*Sungguh keterlaluan! Proyek pembangunan gorong-gorong di *Jalan Kedung Tarukan Baru Gang 4, Surabaya* yang menelan uang rakyat dari APBD diduga kuat jadi ajang bancakan dengan cara dikerjakan asal jadi.
Pelaksananya, *CV. DIANDRA PUTRA PRATAMA*, terkesan ugal-ugalan dan tidak profesional. Hasil pantauan *Tim Investigasi Kabar Fakta http://Indonesia.com, http://Barometer.Net dan LSM Lembah ARASIA* di lapangan pada Selasa (15/09/2026), ditemukan pelanggaran fatal yang tidak bisa ditolerir.
*FAKTA 1: PEMASANGAN U-DITCH ASAL TANCAP TANPA ALAS PASIR.*

Saluran U-Ditch 40×60 langsung ditancapkan ke tanah tanpa diberi lantai kerja pasir urug/sirtu. Ini jelas melanggar standar teknis dan RAB. Konstruksi seperti ini dijamin tidak akan bertahan lama, cepat retak, miring dan amblas. Kualitas dikorbankan demi keuntungan besar. Diduga ada indikasi pengurangan volume material.
*FAKTA 2: KESELAMATAN PEKERJA DIABAIKAN, K3 NOL BESAR.*
Pekerja dibiarkan bekerja seperti kuli harian lepas tanpa helm proyek, tanpa sepatu boot, tanpa rompi. Jika terjadi kecelakaan kerja, siapa yang tanggung jawab? Dimana Pengawas Lapangan dan Konsultan Pengawas? Tutup mata?
*FAKTA 3: AROGAN, PROTES WARGA DAN WAKIL RW DIANGGAP SEPELE.*
Wakil RW dan warga sekitar sudah berulang kali menegur dan memprotes karena pekerjaan yang amburadul dan kejar tayang. Namun teguran tersebut dianggap angin lalu, tidak digubris sama sekali oleh pekerja dan pelaksana. Warga merasa dilecehkan dan tidak dihargai di kampungnya sendiri.
Atas kesewenangan ini, Tim Media dan LSM Lembah ARASIA menyatakan *GERAM dan MURKA.*
“Kami pastikan dalam waktu dekat ini kami akan layangkan *LAPORAN RESMI ke Kepala Inspektorat Kota Surabaya dan ke Kepala Kejari Surabaya Cq. Kasi Pidsus.* Kami minta audit total proyek ini. Panggil dan periksa CV. DIANDRAPUTRA PRATAMA Konsultan Pengawasnya dan PPK-nya. Jangan sampai uang rakyat Surabaya dihambur-hamburkan untuk proyek asal-asalan seperti ini,” geram Tim Investigasi.
Tim juga meminta *Walikota Surabaya, Eri Cahyadi,* untuk turun tangan langsung mencopot pelaksana nakal yang telah mencoreng wajah pembangunan di Kota Pahlawan.
Jika tidak segera ditindak, Tim Media dan LSM akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota dan Kejari Surabaya.
*Reporter: Tim Investigasi Surabaya*
