Surabaya,, RadarNusantaraPost.com
Ketua Madura Asli Sedarah Kabupaten Lumajang, H. Abdul Kodir menuturkan, Madas Surabaya tidak hanya membantu dalam urusan administrasi, tetapi juga mengurus dan mengantar jenazah balita tersebut ke rumah duka di Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh, menggunakan mobil ambulans Madas Surabaya.
Hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa Ormas Madura Asli Sedarah benar-benar peduli terhadap masyarakat lemah tanpa memandang suku, ras, dan lainnya.
“Kami mewakili keluarga almarhum Muhammad Fattan. Mengucapkan terima kasih kepada ketua DPP Madas atas respon cepat dan pedulinya membantu,” ucapnya.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Madura Asli Sedarah, M. Taufik, M.IKom., SH., MH., melalui Wakil Sekretaris Abdul Aziz mengatakan, pada Senin (15/12/2025) siang, Ketua DPP mendapat informasi dari seseorang bahwa ada warga Lumajang yang membutuhkan bantuan terkait anaknya yang dirawat di Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya dan meninggal dunia.
“Kata orang yang curhat ke ketua DPP itu, selain butuh bantuan soal administrasi rumah sakit juga butuh untuk pemulangan jenazah anaknya itu,” ucap Abdul Aziz.
Tanpa membuang waktu, Ketua DPP memerintahkan agar informasi tersebut segera ditindaklanjuti sehingga yang bersangkutan langsung mendapatkan bantuan.
Siang itu juga, ia diperintahkan bersama pengurus DPP untuk menemui pihak keluarga dan mengurus seluruh administrasi rumah sakit. Setelah semuanya selesai, jenazah Muhammad Fattan langsung diantar ke rumah duka di Desa Kaliwungu.
Alhamdulillah, perjalanan berjalan lancar dan jenazah balita tersebut telah diterima oleh keluarga besarnya di rumah duka.
“Ini aksi sosial nyata dari Ormas Madura Asli Sedarah tanpa biaya sepeserpun dan siapapun yang butuh bantuan, kami siap,” tegas Abdul Aziz. (cho)
itu,” ucap Abdul Aziz.
Tanpa membuang waktu, Ketua DPP memerintahkan agar informasi tersebut segera ditindaklanjuti sehingga yang bersangkutan langsung mendapatkan bantuan.
Siang itu juga, ia diperintahkan bersama pengurus DPP untuk menemui pihak keluarga dan mengurus seluruh administrasi rumah sakit. Setelah semuanya selesai, jenazah Muhammad Fattan langsung diantar ke rumah duka di Desa Kaliwungu.
Alhamdulillah, perjalanan berjalan lancar dan jenazah balita tersebut telah diterima oleh keluarga besarnya di rumah duka.
“Ini aksi sosial nyata dari Ormas Madura Asli Sedarah tanpa biaya sepeserpun dan siapapun yang butuh bantuan, kami siap,” tegas Abdul Aziz. (Didin)
