Surabaya,Radarnusantarapost
H. Ali Wava, selaku Wakil Ketua Umum Forum Komunitas Madura Bersatu (FK MABES), menanggapi beredarnya unggahan di media sosial Facebook yang memuat ajakan carok terhadap salah satu anggota FK Mabes, saudara Moc Ali, yang telah viral dan ditonton ratusan ribu kali oleh publik,05.Januari,2026.
FK MABES memandang bahwa konten tersebut bukan sekadar opini pribadi, melainkan telah mengandung unsur provokasi, ajakan kekerasan, serta potensi penghasutan yang dapat menimbulkan keresahan dan konflik horizontal di tengah masyarakat, khususnya di ruang digital yang bersifat terbuka dan masif.
Walaupun saudara Moc Ali secara pribadi menyikapi unggahan tersebut dengan tenang dan tidak terprovokasi, namun secara hukum, narasi ajakan carok merupakan bentuk komunikasi yang berbahaya dan tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum.
Setiap ekspresi di media sosial memiliki konsekuensi hukum dan tidak berada di ruang hampa.
FK MABES mengingatkan bahwa perbuatan menyebarkan ajakan kekerasan, ancaman, maupun provokasi di media elektronik berpotensi melanggar ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur tentang perbuatan menghasut, mengancam, dan menimbulkan keonaran di muka umum.
Sehubungan dengan hal tersebut, FK MABES tidak menutup kemungkinan menempuh langkah hukum apabila setelah dilakukan kajian dan klarifikasi ditemukan adanya unsur pidana dalam unggahan tersebut.
Seluruh proses akan dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku dan dengan mengedepankan asas kehati-hatian serta profesionalitas.
Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terpancing provokasi, serta tidak menyebarkan konten yang berpotensi melanggar hukum. Menjaga ketertiban umum dan keharmonisan sosial adalah tanggung jawab bersama.
Demikian pernyataan ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan hukum FK MABES dalam menjaga marwah organisasi serta ketenangan masyarakat,Forum Komunitas Madura Bersatu
