SURABAYA, RADAR NUSANTARA POST,  – Tugu Pahlawan merupakan salah satu cagar budaya paling penting di Kota Pahlawan. Monumen yang berdiri megah di jantung Surabaya ini bukan sekadar penanda ruang kota, tetapi simbol penghormatan atas keberanian rakyat Surabaya dalam memperbtahankan kemerdekaan Indonesia.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kawasan Tugu Pahlawan pada Senin (2/3/2026) dini hari masih terlihat terawat dan menjadi salah satu titik sejarah yang kerap dikunjungi masyarakat, baik untuk berwisata sejarah, kegiatan edukasi, hingga refleksi perjuangan para pahlawan.
Tugu Pahlawan dibangun untuk mengenang peristiwa heroik rakyat Surabaya pada 10 November 1945, yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan. Peristiwa tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah perjuangan bangsa, ketika arek-arek Suroboyo dengan semangat pantang menyerah melawan kekuatan militer asing demi mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Secara arsitektural, monumen ini memiliki bentuk khas menyerupai paku terbalik dengan ketinggian sekitar 41 meter. Desain tersebut melambangkan semangat perjuangan yang kokoh dan tidak pernah surut. Di sekeliling monumen, terdapat relief serta elemen penunjang yang menggambarkan situasi perjuangan rakyat Surabaya pada masa revolusi fisik.
Di dalam kawasan Tugu Pahlawan juga terdapat Museum Sepuluh Nopember, yang menyimpan berbagai dokumentasi perjuangan, mulai dari foto, rekaman suara pidato, hingga koleksi benda bersejarah. Museum ini menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat kisah perjuangan para pahlawan dan tokoh-tokoh pejuang dari Surabaya.
Sebagai cagar budaya, Tugu Pahlawan dilindungi oleh pemerintah daerah dan menjadi bagian penting dari identitas sejarah Kota Surabaya. Keberadaannya tidak hanya memperkaya nilai historis kota, tetapi juga memperkuat karakter Surabaya sebagai kota perjuangan yang memiliki peran besar dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia.
Masyarakat diharapkan terus menjaga dan merawat kawasan bersejarah ini. Selain menjadi destinasi wisata sejarah, Tugu Pahlawan juga diharapkan tetap berfungsi sebagai ruang refleksi, pengingat, dan penghormatan atas pengorbanan para pahlawan yang telah gugur demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(GFR)

By Shohib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!