Banyuwangi , RADAR NUSANTARA POST, – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Jawa Timur (Jatim) menyelesaikan Kongres Tahunan atau Temu Daerah 2025. Temu Daerah dihadiri 74 Kampus 150 Petinggi Bem Sejatim, kegiatan berlokasi di Pendhopo Shaba Swagata Blambangan, Balai Diklat BPVP Banyuwangi serta terakhir dilanjutkan Ekspedisi Wisata di Djawatan dan Pulau merah.
Beberapa Tokoh Petinggi Pemerintah yang juga hadir diantaranya ada Bupati Banyuwangi, Kapolresta Banyuwangi, Para Kepala Dinas Banyuwangi serta beberapa Senior Alumni Bem Nusantara Jawa Timur hingga dihadiri Koordinator Pusat Bem Nusantara.
Koordinator Bem Nusantara Jatim yang baru saja Demisioner, Helvin Rosiyanda Putra mengatakan, hajatan temu daerah ini sebagai bentuk moment kita untuk menguatkan barisan, menyegarkan semangat baru, silaturrahim lintas generasi terpenting semangat merdekanya pihaknya untuk segera menyelesaikan dan menjadi motivasi terus bergerak sebagai kekuatan rakyat.
Helvin menjelaskan, bahwa Banyuwangi merupakan kota historism dari jejak perjalanan Bemnus dan dia berharap kedepannya Melalui Banyuwangi menjadi harmonisnya keluarga besar Bem Nusantara Nasional.
“Sebagai jalan untuk terus menjaga Eksistensi, penyegaran gerakan baru, semangat baru Bemnus Jatim perlu adanya regenarasi yang matang dan bertujuan untuk menjadikan bem Nusantara lebih baik dari sebelumnya, jika hari ini terbangun Keramik serta Tembok maka satu tahun kedepan harus Genting agar menjadi rumah yang kokoh,” kata Helvin.
Muhammad Sardani selaku Koordinator Pusat Bem Nusantara juga menambahkan, bahwa melihat Bem Nus Jawa Timur terlalu banyak moment dan karya-karya yang sudah diproyeksikan kedepan.
“ Bem Nusantara Jawa Timur merupakan Ruh Penggerak Bem Nusantara, jujur sekitar bulan Oktober Pak Korda Helvin menelfon akan segera dilaksanakan Temu Daerah, disitu kami sangat merasa kehilangan sosok Keluarga Besar. Bem Nusantara ini perlu adanya pembaruan betul apa yang disampaikan Bunda Bupati bahwasannya melalui Pendidikan harus kembali kita sentuh dan kita gaungkan ” ungkap Sardani
Dalam kesempatan itu Korda Bemnus Jatim Helvin Rosiyanda menyampaikan Apresiasinya atas komitmen dan dedikasinya dalam menjaga keamanan serta menciptakan situasi yang kondusif di Banyuwangi. Sinergi yang terbangun antara mahasiswa dan aparat menjadi langkah penting dalam mewujudkan daerah yang aman, damai, dan berkeadilan.
Disesi sidang Pleno setelah melalui Proses panjang, adu dialektika serta gagasan yang muncul akhirnya Koordinator Daerah Bem Nusantara Jawa Timur dinahkodai Oleh Presiden Bem Untag Banyuwangi yaitu Deni Oktaviano Pratama, Sekretaris Daerah Hasan Amirin dari Stie Ibmt Surabaya dan Syamsul Arifin dari UIN Madura. Terakhir serangkaian kegiatan Temu Daerah ditutup dengan menjelajah wisata Field Trip di Djawatan dan Pantai Pulau Merah Banyuwangi.
Koordinator Daerah BEM Nusantara Jawa Timur periode 2025/2026 yang akrab disapa Deni menambahkan, “BEM Nusantara Jawa Timur tidak boleh berhenti dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Indonesia. Gerakan mahasiswa harus terus hadir sebagai kekuatan moral, kekuatan intelektual, dan kekuatan sosial. Melalui semangat #BergerakBersamaMendidikBangsa, kami menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang sadar akan tanggung jawab sejarahnya. Dengan #JawaTimurSolid, kami memperkuat persatuan lintas kampus dan daerah sebagai fondasi perjuangan kolektif. Sementara #PenjagaNusantara menjadi komitmen kami untuk menjaga nilai kebangsaan, dan demokrasi. Dan dalam #NusantaraSatu, kami menyatukan langkah, menyatukan suara, dan menyatukan perjuangan demi Indonesia yang lebih adil dan beradab,” tutupnya.
