Radar Nusantara Post Bangkalan – Najwa Shihab, jurnalis dan pendiri Narasi, memiliki pesan mendalam bagi generasi muda yang tengah bergumul dengan rasa tidak aman (insecurity) dan kelelahan dalam mengejar mimpi. Dalam sebuah podcast, ia menekankan bahwa salah satu masalah terbesar yang dihadapi kaum muda saat ini adalah krisis toleransi terhadap diri sendiri.

Najwa Shihab mengungkapkan bahwa ia sempat melewati masa remaja yang sangat insecure, terutama mengenai penampilannya. Dari pengalamannya, ia menyadari bahwa kita lebih mudah mentolerir teman daripada diri sendiri. “Aku merasa terkadang remaja itu lebih mudah mentolerir temannya dibandingkan mentolerir dirinya sendiri,” ujarnya.

Untuk memutus siklus rasa tidak aman ini, Najwa Shihab mengajukan pertanyaan reflektif: “Apa sih yang kamu suka dari diri kamu?” Ia menyoroti bahwa kita jarang sekali bercermin dan melihat diri kita apa adanya. Kita terbiasa hidup di dunia yang serba difilter, padahal kekuatan kita yang sesungguhnya ada pada keunikan dan kemampuan lain yang kita miliki.

Najwa Shihab juga mengingatkan bahwa pencapaian harus terus dikejar, tetapi kita harus merayakan kemenangan kecil dan tidak lupa bersyukur. “Kita terkadang suka lupa nggak celebrate our success or our wins ya, jadi… merayakan sekecil apapun pencapaian,” katanya.

Dalam menghadapi kekejaman dunia maya, Najwa Shihab mengingatkan untuk membawa prinsip perilaku di dunia nyata ke dunia maya. “Seharusnya kan bagaimana kita berperilaku di dunia maya itu sama dengan di dunia nyata,” tegasnya. Jangan biarkan komentar-komentar dari orang asing menjatuhkan semangat dan rasa percaya diri Anda.

Jurnalis  Red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!