RADAR NUSANTARA POST SURABAYA- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ormas Madura Asli Sedarah (MADAS) Surabaya mengekspresikan kekecewaan atas batalnya audiensi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya.
Rombongan MADAS, dipimpin Ketua DPC Surabaya, M. Sahri, telah hadir sesuai jadwal namun tidak dapat bertemu dengan pimpinan Bangkesbangpol yang sedang ada keperluan di luar kantor.
” bukan soal egInio, tapi soal komitmen pemerintah membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Kami ingin meluruskan kesalahpahaman dan menegaskan identitas MADAS yang sah,” tegas M. Sahri.
MADAS Surabaya ingin klarifikasi terkait adanya pihak-pihak yang diduga mencatut nama organisasi mereka dan melakukan kegiatan yang meresahkan.
Sekretaris DPC Surabaya, Aris Afrisal, menekankan bahwa MADAS yang dipimpin M. Sahri berbeda dengan kelompok lain yang sering dikaitkan dengan aksi demonstratif.
“Kami bukan kelompok yang mengganggu ketertiban, tapi justru ingin menjaga harmoni sosial di Surabaya. Kami berharap Bakesbangpol membuka ruang dialog untuk membangun sinergi yang konstruktif,” harap Aris.
Jurnalis Mnf/isw89
