Surabaya,RadarNusantaraPost.com
-Gelombang protes besar mengguncang Mapolda Jawa Timur. ribuan massa dari Organisasi Masyarakat Madura Asli (MADAS) Sedarah mulai dari DPD, DPC dan DPAC se-Jatim sejak 5 hingga 8 Desember 2025 memadati halaman Mapolda Jatim menuntut pencopotan Kapolres Tuban.
Aksi yang berlangsung di Jalan Ahmad Yani No. 116 Surabaya itu dipicu oleh kasus besar yang diduga tidak ditangani secara profesional oleh aparat penegak hukum: kasus salah tangkap dan penyiksaan berat terhadap Muhammad Riifai warga Desa Kebonharjo, Kecamatan Jatirogo, mengalami dugaan salah tangkap oleh oknum Unit Jatanras Satreskrim Polres Tuban. Alih-alih menjalani prosedur hukum, Rifai disebut dipaksa mengakui tindak pidana yang tidak dilakukannya melalui kekerasan fisik ekstrem.
Keterangan keluarga dan saksi menyebut Rifai disiksa hingga mengalami luka serius pada bagian kepala, dada, dan punggung. Dalam kesaksiannya, Rifai mengaku nyaris kehilangan nyawa setelah dipukul dan disetrum berulang kali,
“Ketua Umum (Ketum) Ormas Madas (Madura Asli) sedarah melakukan audeinsi ke Polda Jawa Timur terkait salah tangkap yang di lakukan kanitreskrim jatanras Polres Tuban Polda Jatim, anggota DPP Madas Sedarah tiba Polda Jatim.
“Saya bung Taufik Ketua Umum ormas Madas sedarah terus kita bersyukur mengucapkan Alhamdulillah perjuangan kita didengar untuk memperjuangkan keadilan untuk pak Muhari dan Muhammad Rifai, oleh Kapolda Jatim
Kapolres Tuban AKBP William Cornelis, S.I.K., sudah dicopot dan diganti oleh Kombes pol Agung Setyo Nugroho, S.I.K., sebagai Itwada Polda Jatim, ini perjuangan kita semua bukan perjuangannya saya dan kamu tetapi perjuangannya kita semua ormas Madas Sedarah terima kasih kawan-kawan semuanya, Saya terharu mendengar ini informasi, “Ucap Bung Taufik
Hari ini selasa 9 Desember 2025, Tim Itwasda Polda Jatim sudah ada di Polres Tuban dan tadi malam itu sudah dicopot ini menunjukkan hal yang luar biasa kita tetap kompak kita tetap solid terima kasih kepada seluruh Ketua DPD, DPAC dan DPAC seluruh Indonesia ini adalah perjuangan bersama bahwa kita tetap solid bahwa kita tetap bersatu kawan-kawan tidak perlu menghina satu sama lain kita tidak perlu bertikai satu sama lain kita fokus bekerja kita tidak perlu menanggapi hal-hal yang komentar orang lain kita fokus bekerja melakukan yang terbaik untuk Indonesia,
Melalui ormas kita ini saya pribadi mohon maaf apabila ada hal-hal yang salah yang kurang baik tetapi saya tetap berjuang bersama kawan-kawan kita tetap melakukan yang terbaik hal-hal yang kurang baik mohon disempurnakan hal-hal yang sudah baik mohon untuk terus dijalankan ini yang harus kita sama-sama kawan-kawan terima kasih seluruhnya,
Saya tidak bisa menyebut satu persatu tapi seluruhnya seperjuangan ini adalah perjuangan kita bersama Kapolres sudah dicopot kawan-kawan terima kasih tolong informasikan kepada seluruh anggota Indonesia Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, “Pungkas Bung Taufik
(Tim-Asis)
