RADAR NUSANTARA POST BANGKALAN Kantor Bersama Samsat Bangkalan terungkap melakukan praktik pungutan liar (pungli) parkir tanpa karcis, menimbulkan dugaan kuat kolaborasi antara oknum petugas parkir dan pihak Samsat. Informasi dari sosial media TikTok mengungkap bahwa uang hasil pungutan liar ini disetor ke Samsat.

Dugaan pungli ini memicu kekecewaan masyarakat dan mempertanyakan integritas Samsat Bangkalan. Jika terbukti, maka ini merupakan tindakan yang tidak dapat ditolerir dan harus diusut tuntas.

Paur Samsat Bangkalan memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media, memperkuat dugaan adanya kesepakatan tidak wajar antara Samsat dan oknum petugas parkir. Transparansi dan akuntabilitas Samsat Bangkalan dipertanyakan.

Praktik pungli ini tidak hanya merugikan masyarakat, tapi juga mencoreng citra Samsat sebagai lembaga pelayanan publik. Masyarakat menuntut klarifikasi dan tindakan tegas dari pimpinan Samsat Bangkalan.

Kini, masyarakat menunggu tindakan nyata dari Samsat Bangkalan untuk menghentikan praktik pungli ini dan mengusut oknum yang terlibat. Apakah Samsat Bangkalan akan bertindak tegas ataukah akan terus melindungi praktek pungli ini?

*merugikan masyarakat, tapi juga mencoreng citra Samsat sebagai lembaga pelayanan publik. Masyarakat menuntut klarifikasi dan tindakan tegas dari pimpinan Samsat Bangkalan.

Kini, masyarakat menunggu tindakan nyata dari Samsat Bangkalan untuk menghentikan praktik pungli ini dan mengusut oknum yang terlibat. Apakah Samsat Bangkalan akan bertindak tegas ataukah akan terus melindungi praktek pungli ini?

Jurnalis isw89 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!