Surabaya, RADAR NUSANTARA POST –
Di tengah hiruk pikuk pusat kota, berdiri sebuah monumen bersejarah yang hingga kini masih terawat dengan baik dan menjadi saksi bisu perjalanan kejayaan maritim Indonesia. Monumen tersebut adalah Monumen Kapal Selam Surabaya, yang berlokasi di kawasan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.
Monumen Kapal Selam atau yang lebih dikenal dengan sebutan Monkasel ini menampilkan wujud asli kapal selam legendaris milik TNI Angkatan Laut, yakni KRI Pasopati 410. Kapal ini bukan sekadar benda pameran, tetapi merupakan saksi sejarah penting perjuangan bangsa dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.
Kapal selam tersebut pernah terlibat langsung dalam operasi militer pada era awal kemerdekaan, khususnya dalam rangka Operasi Trikora untuk merebut kembali Irian Barat dari tangan penjajah. Jejak perjuangan itulah yang hingga kini masih “terukir” kuat di dalam badan kapal selam yang dipamerkan kepada masyarakat.
Pantauan RADAR NUSANTARA POST, Selasa (3/3/2026) dini hari, kondisi monumen tampak bersih, terawat, dan tetap terjaga. Area pintu masuk monumen, pagar pembatas, hingga badan kapal selam terlihat terpelihara dengan baik meskipun usia kapal telah mencapai puluhan tahun. Pencahayaan malam hari turut menambah kesan megah, sekaligus menegaskan bahwa monumen ini masih menjadi ikon sejarah di jantung Kota Surabaya.
Di dalam kapal, pengunjung dapat melihat langsung ruang-ruang penting, seperti ruang kemudi, ruang mesin, ruang torpedo, hingga ruang awak kapal. Tata letak peralatan yang masih dipertahankan keasliannya membuat suasana di dalam kapal terasa autentik, seolah membawa pengunjung kembali ke masa ketika kapal ini aktif berlayar menjalankan misi negara.
Keberadaan Monumen Kapal Selam bukan hanya sebagai objek wisata, namun juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda. Melalui monumen ini, masyarakat diajak untuk mengenal lebih dekat peran Angkatan Laut Republik Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan bangsa, sekaligus memahami betapa beratnya tugas para prajurit laut di masa lalu.
Pemerhati sejarah setempat menilai, Monkasel merupakan salah satu monumen di Surabaya yang berhasil mempertahankan nilai sejarah sekaligus fungsi edukatifnya. Perawatan rutin dan pengelolaan kawasan yang tertib menjadi faktor penting sehingga monumen ini tetap relevan dan diminati hingga sekarang.
Di tengah perkembangan kota yang terus bergerak maju, Monumen Kapal Selam tetap berdiri kokoh sebagai pengingat bahwa kejayaan Surabaya sebagai Kota Pahlawan tidak hanya tercatat di darat, tetapi juga terpatri kuat di lautan.
(GFR)
