Radar Nusantara Post Sampang – Kondisi jalan penghubung antar dusun di Desa Tambak, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, masih menjadi sorotan publik. Jalan yang sudah bertahun-tahun rusak parah dan tidak layak disebut akses jalan, memicu kekecewaan warga.
Hasil investigasi Tim Media Central menunjukkan, kerusakan jalan terjadi di beberapa dusun dan sangat memprihatinkan. Struktur tanah liat pegunungan membuat jalan menjadi sangat licin saat musim hujan, bahkan rawan longsor, sehingga membahayakan keselamatan warga.
Warga keluhkan kondisi akses jalan Desa Senin 2/2/2026 kepada Tim Media Central mereka berharap pemerintah segera turun tangan dan memberikan solusi konkret. Mereka meminta agar jalan penghubung Desa Tambak menuju Kota Sampang dapat segera dibeton atau diaspal.
“Bayangkan, sudah bertahun-tahun jalan ini tidak pernah tersentuh aspal, padahal sangat penting bagi aktivitas warga,” ujar seorang warga Desa Tambak yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga mempertanyakan pengelolaan Dana Desa,2019 — 2025 jelas sudah Terealisasi mereka menilai tidak efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Dana Desa seharusnya bisa memakmurkan masyarakat, bukan sebaliknya. Kami menduga ada penyimpangan dalam pengelolaannya,” tegas warga tersebut.
Aroma dugaan penyimpangan Dana Desa pun menguat, dengan tuduhan bahwa anggaran desa tidak sepenuhnya digunakan untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Tim Media Central akan terus melakukan pemantauan dan investigasi mendalam guna memastikan Dana Desa digunakan sebagaimana mestinya, dan berencana melaporkan temuan ini kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku.
Jurnalis Red/ tim
*
